NASI KUNING

Deskripsi
Nasi kuning merupakan hidangan tradisional khas Indonesia yang banyak dijumpai di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur. Makanan ini sering disajikan pada acara syukuran, selamatan, dan perayaan sebagai simbol kemakmuran serta kebahagiaan. Warna kuning yang berasal dari kunyit melambangkan harapan dan kebahagiaan hidup masyarakat Jawa (Wawancara dengan Bu Sunanik Pasar Lidah Ndonowati, 2025).
Komposisi Bahan:
1. 1 kg beras
2. 600 ml santan kental
3. 2 ruas kunyit (haluskan)
4. 2 lembar daun salam
5. 1 batang serai (memarkan)
6. 1 sendok teh garam
7. 1/2 liter minyak goreng
Langkah-langkah Pembuatan:
Estimasi waktu pembuatan: ± 45 menit
Porsi hasil jadi: 3 porsi
1. Cuci beras hingga bersih dan tiriskan.
2. Campurkan santan, kunyit halus, daun salam, serai, dan garam, lalu aduk hingga rata.
3. Masak campuran tersebut hingga mendidih, kemudian masukkan beras dan aduk hingga santan meresap.
4. Kukus beras setengah matang tersebut selama 25–30 menit hingga matang sempurna.
5. Setelah matang, angkat nasi kuning dan sajikan hangat bersama lauk pelengkap seperti telur, tempe orek, dan sambal goreng kentang.
Cita Rasa:
Nasi kuning memiliki rasa gurih, harum rempah, dan lembut di lidah, menghadirkan sensasi nikmat yang khas Nusantara.
Harga:
4 Kp (8 ribu)
Penyajian:
Nasi kuning biasanya disajikan dalam wadah pincuk daun pisang pada acara syukuran, hajatan, atau peringatan hari besar, melambangkan rasa syukur dan kebersamaan.
Informasi Alergi:
Mengandung santan kelapa dan kunyit.