DADAR GULUNG

DADAR GULUNG

Deskripsi

Dadar gulung merupakan salah satu jajanan tradisional Nusantara yang banyak ditemukan di Jawa dan daerah lain di Indonesia. Menurut Astuti (2021), dadar gulung berkembang dari tradisi masyarakat Jawa yang memanfaatkan kelapa parut dan gula merah sebagai isian, kemudian dibalut dengan kulit tipis berwarna hijau dari daun pandan atau suji. Hidangan ini menjadi simbol kuliner rumahan yang menggambarkan kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan sederhana menjadi makanan manis yang lezat dan digemari lintas generasi.

Komposisi Bahan:
Kulit:
150 gram tepung terigu
1 butir telur
300 ml santan encer
4–5 tetes pasta pandan atau air daun suji
1/2 sendok teh garam

Isian Unti:
200 gram kelapa parut muda
100 gram gula merah disisir halus
2 sendok makan gula pasir
1 lembar daun pandan
50 ml air

Langkah-langkah Pembuatan:
Estimasi waktu pembuatan: ± 45 menit
Porsi hasil jadi: 10–12 buah
1. Membuat isian: Masak gula merah, gula pasir, dan air hingga larut. Masukkan kelapa parut dan daun pandan. Aduk hingga air menyerap dan unti mengering. Sisihkan.
2. Membuat kulit: Campurkan tepung terigu, telur, garam, dan santan. Tambahkan pasta pandan, aduk hingga adonan halus dan tidak menggumpal.
3. Panaskan teflon anti lengket, tuang satu sendok sayur adonan, ratakan membentuk kulit tipis. Masak sebentar hingga matang dan angkat.
4. Letakkan satu sendok makan isian kelapa di bagian tengah kulit, lalu gulung rapi seperti amplop.
5. Ulangi hingga semua adonan habis.

Cita Rasa: Dadar gulung memiliki rasa manis dan gurih dengan aroma wangi pandan. Tekstur kulitnya lembut dan lentur, berpadu harmonis dengan isian unti kelapa yang legit.

Harga:
Per biji:

Penyajian: Dadar gulung biasanya disajikan sebagai kudapan pendamping teh hangat atau kopi, terutama pada acara keluarga dan jajanan pasar.

Informasi Alergi: Mengandung kelapa, santan, dan gluten dari tepung terigu. Tidak dianjurkan bagi individu dengan alergi kelapa atau intoleransi gluten.