DIMSUM

DIMSUM

Deskripsi

Dimsum merupakan hidangan khas Tiongkok yang telah berkembang menjadi bagian penting dalam kuliner Asia, termasuk Indonesia. Menurut Wijaya (2018), dimsum berasal dari tradisi yum cha atau kebiasaan minum teh masyarakat Kanton, di mana makanan kecil disajikan sebagai pelengkap dalam suasana santai. Hidangan ini memiliki beragam bentuk dan isian, mulai dari daging ayam, udang, ikan, hingga sayuran, yang dikukus maupun digoreng. Kini, dimsum menjadi simbol kuliner modern yang mencerminkan kepraktisan serta keragaman tekstur dan rasa dalam budaya makan masyarakat Asia.

Komposisi Bahan (Dimsum Ayam Udang):
1. 250 gram daging ayam giling
2. 150 gram udang kupas cincang
3. 2 siung bawang putih halus
4. 1 batang daun bawang iris halus
5. 1 butir telur
6. 2 sendok makan kecap asin
7. 1 sendok makan minyak wijen
8. 1/2 sendok teh merica bubuk
9. 1 sendok teh garam
10. 1 sendok teh gula pasir
11. Kulit pangsit secukupnya

Langkah-langkah Pembuatan:
Estimasi waktu pembuatan: sekitar 45 menit
Porsi hasil jadi: 20 sampai 25 buah

1. Campurkan ayam giling, udang cincang, bawang putih, daun bawang, telur, kecap asin, minyak wijen, merica, garam, dan gula hingga tercampur merata.
2. Ambil satu lembar kulit pangsit, isi dengan satu sendok makan adonan, lalu bentuk menyerupai bunga.
3. Panaskan kukusan dan olesi alas kukusan dengan sedikit minyak agar tidak lengket.
4. Kukus dimsum selama 15 sampai 20 menit hingga matang dan teksturnya kokoh.
5. Angkat dan sajikan selagi hangat.

Cita Rasa:
Dimsum memiliki rasa gurih dan lembut dengan aroma minyak wijen yang khas. Perpaduan ayam dan udang memberikan rasa manis alami dan tekstur juicy pada setiap gigitan.

Harga:
Per biji: (isi harga sesuai kebutuhan)

Penyajian:
Dimsum umumnya disajikan dalam kukusan bambu tradisional dan dilengkapi saus seperti saus cabai, saus manis, atau kecap asin jahe.

Informasi Alergi:
Mengandung udang, telur, serta gluten dari kulit pangsit.