KLEPON

KLEPON

Deskripsi

Klepon merupakan jajanan pasar tradisional khas Jawa yang kini telah dikenal di seluruh Nusantara. Camilan ini mencerminkan keanekaragaman kuliner daerah serta kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan sederhana menjadi makanan bercita rasa khas. Klepon biasanya hadir dalam berbagai acara tradisional seperti arisan, pengajian, maupun hajatan desa, menjadi simbol kebersamaan dan kesederhanaan masyarakat Jawa (Wawancara dengan Bu Rus, Pasar Lidah Ndonowati, 2025).

Komposisi Bahan:
200 gram tepung ketan putih
150 ml air hangat
½ sendok teh garam
100 gram gula merah (disisir halus untuk isian)
100 gram kelapa parut (kukus sebentar agar tidak cepat basi)
Pewarna hijau alami dari daun suji atau pandan

Langkah-langkah Pembuatan:
Estimasi waktu pembuatan: ± 45 menit
Porsi hasil jadi: 4–5 porsi

1. Campurkan tepung ketan, garam, dan pewarna hijau dalam wadah.
2. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis.
3. Ambil sedikit adonan, pipihkan, lalu isi dengan gula merah.
4. Bentuk menjadi bulatan kecil dan rapatkan permukaan adonan.
5. Rebus hingga klepon mengapung sebagai tanda matang.
6. Angkat dan gulingkan klepon dalam kelapa parut.
7. Sajikan hangat agar gula merah di dalamnya tetap cair.

Cita Rasa:
Klepon memiliki rasa manis legit dari gula merah cair yang meletup di mulut, berpadu dengan gurih dan sedikit asin dari kelapa parut. Teksturnya lembut dan kenyal, menjadikannya salah satu jajanan pasar yang digemari di Indonesia.

Harga:
2 Kp

Penyajian:
Klepon sering disajikan pada acara arisan, pengajian, maupun hajatan desa sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur masyarakat Jawa.

Informasi Alergi:
Mengandung kelapa dan gula merah