MI PITIK

MI PITIK

Deskripsi

Mi pitik merupakan hidangan mi tradisional yang banyak dijumpai di kawasan Jawa Timur, khususnya di pasar rakyat dan warung kaki lima. Sajian ini dikenal sebagai versi lokal mi ayam dengan cita rasa khas, di mana mi disajikan dengan topping daging ayam yang dimasak dengan bumbu sederhana namun kaya rasa. Mi pitik menjadi kuliner rakyat yang digemari karena rasanya yang gurih, mengenyangkan, dan mudah dijangkau oleh berbagai kalangan (Wawancara dengan Bu Ninis, Pasar Lidah Ndonowati, 2025).

Komposisi Bahan:
1. 500 gram mi telur segar
2. 300 gram daging ayam (dipotong kecil)
3. 200 gram sawi hijau
4. 3 siung bawang putih (cincang halus)
5. 3 sdm kecap manis
6. 2 sdm minyak ayam
7. Garam dan merica secukupnya
8. Air secukupnya

Bumbu Tumis Ayam:
1. 5 siung bawang merah
2. 3 siung bawang putih
3. 2 sdm kecap manis
4. Garam, gula, dan lada secukupnya

Langkah-langkah Pembuatan:
Estimasi waktu pembuatan: ± 45 menit
Porsi hasil jadi: 4–5 porsi

1. Rebus mi hingga matang, tiriskan, lalu campurkan dengan minyak ayam agar tidak lengket.
2. Tumis bumbu tumis ayam hingga harum.
3. Masukkan potongan daging pitik, masak hingga matang dan bumbu meresap.
4. Rebus sawi hijau hingga layu, tiriskan.
5. Tata mi dalam mangkuk, tambahkan sawi hijau dan tumisan ayam di atasnya.
6. Sajikan hangat, ditambahkan kuah kaldu sesuai selera.

Cita Rasa:
Mi pitik memiliki cita rasa gurih-manis dengan aroma bawang yang khas. Tekstur mi yang kenyal berpadu dengan daging ayam yang empuk menjadikan hidangan ini sederhana namun lezat.

Harga:
4 Kp (Rp8.000)

Penyajian:
Mi pitik umumnya disajikan di warung tradisional dan pasar rakyat seperti Pasar Lidah Ndonowati. Hidangan ini biasa dinikmati dalam keadaan hangat, dilengkapi sambal dan kecap sesuai selera pembeli.

Informasi Alergi:
Mengandung gluten (mi), daging ayam, bawang merah, dan bawang putih.