LEGEN

Deskripsi
Legen adalah minuman tradisional khas Jawa yang berasal dari nira pohon siwalan (lontar). Cairan ini diperoleh dengan menyadap mayang siwalan, kemudian ditampung dalam wadah bambu atau jerigen. Legen biasanya diminum langsung sebagai pelepas dahaga, terutama saat cuaca panas, atau dijual di warung-warung tradisional di daerah pesisir dan pedesaan Jawa Timur, termasuk wilayah Nganjuk dan sekitarnya (Wawancara dengan Bu Ratna Pasar Lidah Ndonowati, 2025).
Komposisi Bahan:
2–5 buah pupus daun siwalan
20 liter air minum
5 liter legen murni
Sari manis secukupnya
Langkah-langkah Pembuatan:
Estimasi waktu penyadapan: ± 2–4 jam
Porsi hasil jadi: bergantung pada jumlah pupus daun siwalan yang disadap
1. Campurkan semua bahan ke dalam wadah.
2. Rebus hingga mendidih.
3. Tiriskan dan dinginkan di tempat yang sejuk.
4. Biarkan tetesan nira terkumpul dalam wadah selama beberapa jam.
5. Setelah penuh, nira disaring dan siap disajikan sebagai minuman legen segar.
Cita Rasa: Legen memiliki rasa manis alami, sedikit beraroma khas nira, dan memberikan sensasi segar saat diminum. Jika terlalu lama disimpan, legen dapat berubah menjadi lebih asam karena proses fermentasi alami.
Harga:
1kp per gelas
Penyajian: Biasanya dijual di pasar tradisional, warung pinggir jalan, atau langsung dari para penyadap. Legen umumnya disajikan dingin untuk mendapatkan kesegaran maksimal, terutama pada siang hari yang panas.
Informasi Alergi: Mengandung hasil fermentasi ringan dari nira segar (tergantung lama penyimpanan).