SARI KEDELAI

Deskripsi
Sari kedelai merupakan minuman tradisional yang terbuat dari kacang kedelai yang diolah menjadi susu nabati. Minuman ini banyak dijumpai di pasar tradisional, pedagang keliling, hingga warung sarapan. Sari kedelai dikenal sebagai minuman yang bergizi, memiliki rasa lembut, dan cocok dikonsumsi segala usia. Di berbagai daerah Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya, sari kedelai sering dijajakan sebagai minuman hangat pada pagi hari karena rasanya yang gurih dan menyehatkan (Wawancara dengan Bu Ratna Pasar Lidah Ndonowati, 2025).
Komposisi Bahan:
250 gram kacang kedelai
1 liter air untuk memblender
2 liter air untuk merebus
3–4 lembar daun pandan
100 gram gula pasir (sesuai selera)
1/2 sendok teh garam
Langkah-langkah Pembuatan:
Estimasi waktu pembuatan: ± 60 menit
Porsi hasil jadi: 8–10 gelas
1. Cuci bersih kacang kedelai, lalu rendam selama 6–8 jam hingga mengembang.
2. Kupas kulit kedelai agar rasa lebih lembut.
3. Blender kedelai dengan 1 liter air hingga halus.
4. Saring adonan menggunakan kain bersih untuk memisahkan ampas dan sari.
5. Rebus sari kedelai bersama 2 liter air, daun pandan, gula, dan garam.
6. Aduk terus hingga mendidih untuk mencegah sari pecah.
7. Setelah matang, angkat dan dinginkan.
8. Sajikan hangat atau dingin sesuai selera.
Cita Rasa:
Sari kedelai memiliki rasa gurih, manis ringan, dan tekstur lembut. Aromanya wangi terutama dengan tambahan daun pandan, memberikan sensasi hangat dan menenangkan.
Harga:
2kp per gelas
Penyajian:
Sari kedelai biasanya disajikan hangat pada pagi hari sebagai minuman pelengkap sarapan. Banyak dijual di pasar pagi, gerobak keliling, atau warung tradisional. Versi dingin juga populer di siang hari sebagai pelepas dahaga.
Informasi Alergi:
Mengandung kacang kedelai (alergen umum bagi sebagian orang yang sensitif terhadap kacang-kacangan).